Sumpah Pemuda, yang diikrarkan para pemuda pada 28 Oktober 1928 ikut menandai sejarah perjalanan bangsa ini. Semangat baru ini dikobarkan para pemuda di tengah masa penjajahan. Tujuannya satu, mencapai cita-cita kemerdekaan Sumpah Pemuda, Kebangkitan Nasional 20 Mei 1908 dan Proklamasi 17 Agustus 1945 adalah “benang merah” sejarah perjuangan untuk mencapai Indonesia yang berdaulat.
Berbagai peristiwa mewarnai perjuangan tiga tonggak sejarah ditandai dengan semangat perjuangan dengan mendepankan persatuan, kesatuan dan tujuan kemerdekaan. Saat itu, orang berbicara tentang pentingnya kesatuan, karena melihat kondisi kehidupan masyarakat terpecah-pecah oleh kolonialisme Belanda. Sumpah Pemuda didasari keinginan memiliki satu bangsa, satu bahasa dan tanah air. Tak ada tercetus niat membentuk satu negara, karena penjajahan menjadikan niat ini sebagai satu hal “tabu” dan terlarang.
Kabinet 2009-2014 beberapa hari yang lalu diumumkan. Sebagian pihak menilai susunan kabinet baru ini sudah tepat karena telah mencerminkan kerterwakilan kelompok politik yang disandingkan dengan pelibatan orang-orang profesional.
Terdapat perbedaan penting antara sistem ekonomi Islam dengan sistem ekonomi lainnya, khususnya Kapitalis dalam memandang apa sesungguhnya yang menjadi permasalahan ekonomi manusia.
Cukup banyak kisah-kisah istri teladan yang dapat dibaca dari buku-buku sejarah. Sebutlah misalnya kisah keteladanan Khadijah binti khuwailid ra, Fatimah puteri Rasulullah, Asiyah binti Muzahim dan banyak lagi. Rasulullah sendiri telah mengajarkan kepada kita ciri-ciri istri sholehah. Yaitu wanita yang “apabila diperintah ia taat, apabila dipandang menyenangkan hati, dan apabila suaminya tidak berada di rumah, menjaga dirinya dan harta suaminya.”
Selesai sudah pengumuman hasil Ujian Nasional tingkat SMA/MA/SMK yang beberapa hari lalu, menyusul SMP/MTS/SD/MI dan sederajat, tingkat kelulusan UN siswa SMA/SMK/MA dibandingkan tahun sebelumnya mengalami peningkatan dan penurunan. Mungkin angka kelulusan yang turun tersebut bukan berarti mutu pendidikan juga turun karena lebih disebabkan kian beratnya standar kelulusan.

Jalan merupakan bagian fasilitas yang digunakan untuk kegiatan dalam berkativitas kita sehari-hari, kenyamanan dalam menggunakan jalan adalah harapkan semua masyarakat agar tidak terganggu ketika kita akan melewati dan menggunakan jalan tersebut.
Memang banyak orang berargumentasi bahwa globalisasi banyak menguntungkan, mungkin hal tersebut bagi orang-orang yang bisa menikmati dan merasakan karena mempunyai informasi yang canggih, berbicara tentang globalisasi maka yang terbayang dan terlihat bagi kita adalah ekonomi, teknologi dan pertukaran Suimber Daya Manusia (SDM).








